Mudahkan Informasi Pelaporan Rumah Sakit, Dinkes Konsel Luncurkan Aplikasi Simpel Sehat

IMPEL SEHAT – Kepala dinkes kabupaten Konsel Dr.Maharayu bersama direktur BLUD rumah sakit Konsel Dr. Boni Lambang Pramana saat menggelar launcing aplikasi Simpel Sehat du aula rapat RSUD kabupaten Konsel. Jumat (11/8/2017) (erik ari Prabowo /ZONASULTRA.COM) ZONASULTRA.COM, ANDOOLO – Dinas Kesehatan Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra) resmi meluncurkan aplikasi Sistem Informasi dan Pelaporan (Simpel Sehat), sebuah sistem berbasis teknologi informasi untuk mempermudah sistem informasi pelaporan rumah sakit atau puskesmas di daerah itu. Kepala Dinkes Konsel dr Maharayu mengatakan, peluncuran aplikasi ini merupakan gebrakan yang dibuat pertama kali untuk lebih mempermudah setiap orang yang ingin melihat struktur profil dinas kesehatan setempat dan rumah sakit atau pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) yang ada di Konsel. “Kami ingin sistem informasi serta pelaporan kita lebih baik ke depannya, mengingat kondisi wilayah kita yang begitu luas terdiri dari 25 kecamatan dan 336 desa. Adanya aplikasi simpel sehat seperti ini masyarakat atau pegawai kesehatan di manapun yang ingin mengakses informasi atau mengirim laporan dapat lebih mudah,” ungkap Maharayu usai melauncing aplikasi simpel sehat di aula rapat BLUD RS Konsel, Jumat (11/8/2017). Maharayu mengungkapkan, selama ini pengurusan dokumen serta berkas-berkas rumah sakit puskesmas di masing-masing wilayah kecamatan selalu dilakukan dengan cara manual. Hal ini membutuhkan banyak biaya, tenaga serta menghabiskan waktu. “Selama ini agak susah karena teman-teman semua nanti membawa ke dinas kalau mau terima gaji, sementara setiap awal bulan paling lambat tanggal lima laporan kita itu sudah harus segera masuk ke provinsi, jadi keterlambatan sering sekali terjadi,” tambahnya. Maharayu melanjutkan, saat ini pihaknya tengah mengupayakan agar semua puskesmas memiliki beberapa unit komputer untuk pengelolaan pencatatan-pelaporan dan data di puskesmas, sehingga semua bisa berjalan dengan sistem elektronik. “Mudah-mudahan ke depan ada dukungan dari berbagai pihak agar fasilitas dapat terus dilengkapi untuk mendukung hal ini,” tuturnya. Sementara itu, Sekretaris Dinkes Konsel dr. Boni Lambang Pramana menjelaskan website Simpel Sehat juga berisi aplikasi untuk tempat pelaporan bulanan puskesmas ke dinkes. “Sistem ini bisa diakses dengan mudah di website, caranya membuka alamat website http://simpelsehatkonsel.xyz kita akan melihat di dalamnya tampilan yang terdapat kondisi beberapa pilihan informasi mulai dari profil Dinkes, info publik, puskesmas, peraturan, kepegawaian, serta pelaporan data rumah sakit atau puskesmas yang ada di Kabupaten Konsel,” jelas Boni yang juga Direktur BLUD RS Konsel ini. (B

Pelatihan Kader Posbindu Di Desa Sambahule, Kecamatan Baito, Kab. Konawe Selatan, Prov. Sulawesi Tenggara

Pelatihan Kader Posbindu dilaksanakan pada tanggal 28 Juni 2016 di Balai Desa Sambahule, para kader mewakili masing-masing desa di Kecamatan Baito. Meskipun dalam kondisi puasa, para peserta kader tetap semangat mengikuti kegiatan pelatihan. kegiatan ini ditutup dengan senam CERDIK yang diikuti oleh seluruh peserta.

Sosialisasi Pembentukan Posbindu Khusus Pelajar, Dinas Kesehatan Kabupaten Konawe Selatan

Kabupaten Konawe Selatan telah mengadakan Sosialisasi Pembentukan Posbindu Khusus Pelajar pada tanggal 30 November 2015 yang dihadiri oleh 20 orang siswa kelas X selaku pengurus UKS, 4 orang guru pembina UKS dan 4 orang programer posbindu puskesmas. Sekolah yang ditunjuk merupakan sekolah yang berada pada wilayah kerja puskesmas yang telah aktif melaksanakan posbindu PTM. Sekolah yang dilibatkan antara lain SMA N 4 Konawe Selatan, SMA N 6 Konawe Selatan, SMK N 3 Konawe Selatan, dan MAN 2 Konawe Selatan.

Kegiatan sosialisasi posbindu pelajar tersebut bertujuan untuk mengenalkan kepada para pelajar mengenai Posbindu PTM, dan diharapkan setelah kegiatan ini dapat dilaksanakan tindak lanjut yaitu terbentuknya Posbindu PTM Khusus Pelajar di sekolah-sekolah yang terpilih dan tentunya peran siswa dan guru sangat kami harapkan dalam terselenggaranya kegiatan deteksi dini PTM di lingkungan sekolah.